Minggu, 21 Desember 2014

Kumbang di Atas Bulan

Camellia terdampar pekat malam
Diam di dinginnya dinding penantian
Berulang kali mati hampir membusuk
Seorang diri.. dan Tuhan
           Kumbang datang bawa terbang menghindar
           Tak ia tahu setinggi itu atas debu
           Melihat gumpalan sepi, dendam dan kemalangan
           Sejenak pula halus menyisir rambutnya

Minggu, 22 Juni 2014

Krisis Ekonomi

         "untung" ialah "pencurian". Pujangga Jerman bernama Weitling menyatakan bahwa untung ialah bagian hasil yang dicuri kapitalis dari buruhnya. Karl Marx pun yg belajar Ekonomi dlm tempo kurang lebih 20 tahun sudah mengupas kapitalisme dan "untung" itu. Marx menamainya "Nilai-Lebih" di bukunya Das Kapital
         Sebagai contoh, saat buruh kerja 6 jam sehari itu hanya menghasilkan untung yang pas-pasan, karena kapitalis harus membayar tempat, gaji buruh, alat produksi dan sebagainya. Maka dari itu kapitalis menaikan jam kerja 2x lipat menjadi 12 jam dengan gaji yang tetap. Kerja Lebih itulah yg menimbulkan Nilai-Lebih, ialah tenaga yang tak dibayar. Akan tetapi dengan terus-menerus menguras tenaga buruh, itu menimbulkan buruh kurang semangat dan kondisi fisik menurun. Sehingga kerja 8 jam sehari sering dipergunakan dan itu dianggap manusiawi. Namun, buruh tetaplah terpenjara, karena telah bekerja 8 jam untuk kekayaan orang lain. Dan korban hari ini adalah perempuan karna tidak banyak protes, ulet dan bisa diupah minim.
         Tak sampai disitu, kapitalis punya akal lagi untuk mendapat untung, yaitu menanam modal pada perkakas atau mesin, agar produksi lebih banyak lagi. Sehingga menjual semurah-murahnya dan dapat untung sebesar-besarnya! Akan tetapi tidaklah untung produksi terlalu banyak. Karena dengan banyaknya produksi, membuat permintaan konsumen berkurang. Dan perlu diperhatikan lagi yaitu menimbulkan Produksi Anarkis, ialah persaingan hebat dengan kapitalis lain dlm satu negara.
         Oleh karena itu, terjadilah Krisis Ekonomi yang menimbulkan pabrik di tutup. Krisis adalah keadaan yang merupakan serba kekurangan di satu kutub dan serta kelebihan di kutub lain. Krisis terjadi karena jumlah gaji buruh yg sebenarnya sehari demi sehari berkurang dan hasil barang hari demi hari bertambah, sehingga kekuatan buruh untuk membeli tidak seimbang dgn naiknya banyak barang.
          Produksi tidak selalu maju efisiensinya, tapi juga brtambah sulit. Memang mesin itu makin bagus, tapi sepadan dgn itu putaran (cycle) Krisis itu bertambah cepat pula. Mesin itu "celaka 13". Maka dari itu, kapitalis mesti mencukupi, tak boleh melebihi atau mengurangi keperluan pemakai atau konsumen. Karena kemajuan hasil kapitalis tak berbanding dengan kekuatan si pembeli.

Kamis, 13 Maret 2014

Dialektika Gerakan Perempuan



Hari dimana terjadi kemunafikan .
Dimana rakyat” miskin.
Aku bersamamu orang-orang malang.
Akankah kita bisa meyakinkan mereka yang sedang tertindas, agar melakukan perubahan, gerakan..
Bukan perubahan biasa, tetapi perubahan yang berintelektual
Kita sedang mengalami krisis pemikiran
Dimana modernisasi menyerang, dan kita pula sadar bahwa tradisional harus dipertahankan
Mereka para orang tua yang mengacau, dan mengkhianati kemerdekaannya.
Maka dari itu kita sebagai generasi muda harus mengatasinya
Saya sebagai wanita, tidak mau dibilang bodoh
Wanita bodoh adalah wanita yang selalu dibawah laki-laki
Yang terjadi karena wanita itu terus mengurusi baju dan kecantikan
Yang akhirnya ditendang ke lubang dapur.
Itu sebabnya wanita dibawah laki-laki
Boro-boro memikirkan bangsa dan negara, yang dipikirkan adalah bagaimana benda-benda modern didapatkan..handphone, pulsa, yang up to date,.terus begitu