Diam di dinginnya dinding penantian
Berulang kali mati hampir membusuk
Seorang diri.. dan Tuhan
Kumbang datang bawa terbang menghindar
Tak ia tahu setinggi itu atas debu
Melihat gumpalan sepi, dendam dan kemalangan
Sejenak pula halus menyisir rambutnya